Toreh Hasil Positif, Tim YRI Punya Modal Kuat di ARRC 2018

loading…

Pembalap Yamaha Racing Indonesia (YRI), Galang Hendra Pratama. FOTO/ YIMM

BURIRAM – Tim Yamaha Racing Indonesia (YRI) menjalani sesi latihan pertama hingga ketiga (FP1-FP3) pada kelas Asia Production 250 (AP250) di gelaran final Asia Road Racing Championship (ARRC 2018) di Chang International Circuit, Buriram, Thailand, Jumat (30 November). Hasil positif berdasarkan set-up atau pengaturan yang lebih baik terbukti dilakukan oleh duet pembalap Yamaha Racing Indonesia (YRI), Richard Taroreh dan Galang Hendra Pratama. Proses komunikasi berjalan efektif diantara rider, teknisi dan tim untuk mendapatkan catatan waktu yang lebih kompetitif.

“Saya senang untuk hasil hari ini dan mendapatkan inputan data untuk persiapan besok kualifikasi dan race pertama. Waktu tercepat saya dapatkan di free practice ke-3 yaitu 1:53.832 detik, dibandingkan dengan sesi pertama jauh lebih baik dan akselerasi motor lebih baik. Saya harap bisa raih hasil yang baik di seri pamungkas ini,” ujar Richard Taroreh yang ada di posisi ke-6 dalam FP3.

Disamping itu, Galang Hendra Pratama yang tampil untuk menggantikan Faeroz karena masih cedera dan masih dalam proses penyembuhan. Galang berupaya mencari setting terbaik pada pacuan Yamaha YZF-R25. Walau sempat mengalami kendala teknis, Galang Hendra dapat menemukan kemajuan yang signifikan berdasarkan torehan waktu yang dihasilkan di FP2.

“Hari ini saya sudah menyelesaikan sesi free practice. Saya melakukan penyesuaian kembali di sirkuit ini dan melakukan set-up pada body motor. Pada FP1, sayangnya tidak maksimal karena ada kendala teknis, yang mengharuskan saya masuk ke pit dan hanya menyelasaikan 4 putaran.

Masuk FP2, motor masih menggunakan set-up di FP1 dan bisa mencatat waktu 1:53.926 detik. Masuk di FP3, saya mencoba set-up pada sprocket, saya ingin mencoba lebih baik di area sektor 2. Hasilnya lebih baik dan saya masih ada perbaikan di area sektor 1. Saya akan mencoba lebih cepat pada QTT besok agar race bisa meraih hasil yang baik,” tukas Galang Hendra yang mencatat waktu terbaik ke-8 saat FP2.

Tim satelit Yamaha TJM pun meraih hasil yang positif, dengan dua pembalap Rafid Topan Sucipto dan Anggi Setiawan. Mereka ada di posisi ke-7 dan ke-14 dalam hasil FP3 AP250. Rafid Topan memiliki motivasi kuat karena memiliki potensi besar untuk meraih posisi runner-up atau ke-3 dalam klasemen akhir AP250. Terlebih pula merebut podium runner-up (race 2) dan ke-5 (race 1) saat seri 1 ARRC 2018 di sirkuit Chang International ini.

Pada sisi lain, kelas Underbone 150 (UB150) yang diramaikan 27 starter, Wahyu Aji mengakui bahwa ada perubahan signifikan dibanding saat seri pertama di venue yang sama. Saat FP2, pelaga asal Ajibarang, Banyumas yang membesut Yamaha MX King 150 ini ada di deretan ke-7 dengan waktu 2 menit 01,746 detik.

Namun di kualifikasi, ada di urutan ke-9 dengan catatan waktu 2 menit 01,953 detik. Hal terpenting, bahwa ada kesempatan dan potensi untuk meraih grid depan dalam babak superpole, Sabtu (1 Desember).

“Saat kualifikasi, saya tidak dapat meraih catatan waktu yang baik. Tapi saya senang besok bisa mengikuti superpole untuk menentukan posisi grid, saya harap bisa raih waktu dan grid yang baik untuk persiapan race pertama dan race kedua,” tutur Wahyu Aji yang saat ini ada di posisi ke-5 dalam klasemen sementara UB150, berpeluang untuk bisa masuk di posisi 3 besar.

Masih di kelas UB150, wild-card dari tim satelit Yamaha Yamalube SND Factory, Wawan Wello berhasil masuk di posisi terdepan dengan best-time 1 menit 59,998 detik saat sesi kualifikasi. Sedangkan Gupita Kresna dan Syahrul Amin yang berada di tim yang sama masing-masing-masing ada di posisi ke-12 dan ke-13.

Hari Sabtu (1 Desember) akan dilangsungkan sesi kualifikasi dan race 1 pada kelas AP250 dan sesi superpole dan race 1 pada kelas UB150.

(wbs)